Skip to main content

Kenaikan Berat Badan Ibu Hamil Normalnya Berapa? Simak Dokter Kandungan Ini!

Ketika sedang hamil, biasanya para wanita cenderung tidak mengontrol konsumsi makanan. Banyak yang berfikir bahwa gendut selama masa kehamilan adalah suatu hal yang wajar. Tahukah anda bahwa kenaikan selama masa kehamilanpun ada standarnya? Ibu hamil juga dapat mengalami obesitas lho. Obesitas pada ibu hamil juga akan membuat bayi yang dikandung juga mengalami obesitas lebih parah lagi bayi yang dikandung bisa mengalami diabetes. Lalu bagaimana kenaikan berat badan yang ideal bagi ibu hamil?

Normalnya kenaikan berat badan pada ibu hamil berkisar antara 12-15 kg, sedangkan Memasuki trimester 2 janin tumbuh pesat dengan pertumbuhan kurang lebih 10 gr per hari ( minggu ke 16 sekitar 90 gr, minggu ke 20 sekitar 256 gr, minggu ke 24 sekitar 680 gr, minggu ke 27 sekitar 900 gr).
Berat badan ideal calon ibu saat mulai kehamilan berkisar antara 45-65 kg. Berat badan calon ibu yang kurang (underweight) atau berlebih (overweight), akan berisiko baik kepada ibu maupun bayi yang dikandungnya.

berat badan ibu hamil tidak naik cara menambah berat badan saat hamil 5 bulan

Overweight pada ibu hamil berisiko mengalami hipertensi dan terkena diabetes. Sebenarnya kebutuhan makan ibu hamil hanya naik rata-rata 10-15 persen. Kelebihan berat badan pada ibu hamil mengakibatkan beragam komplikasi, seperti Infeksi seusai persalinan, pembuluh darah ibu hamil yang tersumbat, selain itu lemak yang berlipat-lipat pada lapisan kulit merupakan media yang kondusif untuk tumbuhnya kuman sehingga infeksi pun sangat mungkin terjadi.

Risiko lainnya, plasenta yang berfungsi mensuplai oksigen akan menyempit karena lemak, hal ini dapat menghambat pertumbuhan bayi. Terhambatnya suplai oksigen dapat merusak sel-sel otak janin sehingga mengakibatkan kecerdasan si kecil pun menjadi berkurang. Kemungkinan buruk lainnya, janin dapat mengalami gangguan paru-paru maupun terlahir obesitas. Untuk ibu hamil yang mengalami overweight dianjurkan untuk jalan kaki di pagi hari atau berenang, dimana selain membuat ibu sehat juga dapat membakar kolesterol dan lemak dalam tubuh.

Pada kondisi overweight yang bisa dilakukan adalah tetap menjaga pola makan dengan gizi cukup dan seimbang, selain itu hindari makanan pemicu gula darah tinggi seperti makanan yang manis-manis, berlemak, goreng-gorengan, dan makanan tinggi kolesterol. Makanan berserat dan buah-buahan segar sangat dianjurkan karena bisa mempertahankan rasa kenyang lebih lama, di samping mengurangi kadar kolesterol dalam darah.

Pembatasan kalori masih menjadi kontraversi karena, di sisi lain, janin membutuhkan nutrisi lebih dimana pengurangan kalori ditakutkan akan mengganggu perkembangan janin.

Kondisi underweight juga berisiko pada ibu hamil dimana pertumbuhan bayi akan terhambat, ancaman kelahiran prematur serta risiko cacat pada bayi. Ibu hamil harus mengonsumsi makanan bergizi yang memenuhi syarat dengan gizi seimbang, hentikan kebiasaan merokok, minum alkohol, minum obat-obatan yang tidak perlu dan istirahat yang cukup. Hal lain yang perlu diingat adalah kecukupan dari asam folat, apabila kekurangan akan berisiko terjadinya spina bifida yaitu kondisi dimana terganggunya penutupan medula spinalis.

Pada ibu yang underweight, kenaikan berat badan yang dianjurkan adalah 0,5 kg setiap minggu.
Pada ibu yang normal dan obesitas kenaikan yang dianjurkan adalah lebih kecil, masing-masing 0,4 dan 0,3 kg setiap minggu.

Writen by

user

Writen By user

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *